Powered By Blogger

Flower

I Love Beautiful Garden

Crips Flower Windows Box

I Love Beautiful Garden

Pinky

I Love Beautiful Garden

Smilling FLower

I Love Beautiful Garden

Romantic White

I Love Beautiful Garden

Kamis, 03 Oktober 2013

Selasa, 01 Oktober 2013

KUPU-KUPU Keajaiban Warna Warni

Tahukah kalian bahwa kupu-kupu tidak mempunyai sayap ketika mereka dilahirkan? Benar sekali! Kupu-kupu lahir tanpa sayap. Mereka harus melalui beberapa tahap untuk menjadi kupu-kupu yang kalian saksikan jika pergi ke pedesaan atau taman. Beberapa jenis kupu-kupu mempunyai masa hidup satu sampai dua bulan sementara yang lain hanya hidup sekitar 24 jam. Kupu-kupu keluar dari telur sebagai ulat kecil. Segera, mereka tumbuh menjadi ulat yang lucu dan memulai tahap kedua dari kehidupan kupu-kupu.

Tubuh ulat terbagai dalam 14 – 15 benjolan. Ia juga mempunyai mata kecil di kepalanya, dan rahang untuk mengunyah. Pada bagian depan tubuhnya terdapat delapan kaki. Ketika masih berupa ulat, kupu-kupu tidak punya sayap dan sungutnya sangat pendek. Sementara itu kelenjar ludahnya mengeluarkan semacam benang.

Ulat tidak bertambah panjang saat tumbuh, hanya beratnya yang bertambah. Untuk itu, ulat perlahan-lahan mengelupas kulitnya dan menggantinya dengan kulit yang lebih pas dengan tubuhnya yang membesar. Ulat merupakan makanan yang lezat bagi burung pemakan serangga. Oleh karena itulah Allah telah mengajari ulat berbagai cara pertahanan diri. Saat menegakkan badan, beberapa di antaranya mirip dengan ranting, ada yang menyamarkan diri dengan diam pada daun yang sewarna dengan tubuhnya, sementara yang lain berpura-pura mati. Cara-cara pertahanan diri tersebut sangat penting untuk kelangsungan hidup mereka. Berkat hal tersebut, mereka tetap hidup dan tumbuh menjadi kupu-kupu.

Ketika tumbuh menjadi kupu-kupu, cara penyamaran seperti itu masih mereka lakukan. Kupu-kupu hidup di daerah yang sesuai dengan warna tubuhnya. Tapi bagaimana kupu-kupu tersebut mengetahui bahwa warna mereka sesuai dengan lingkungannya? Bukankah mereka tidak bisa melihat diri mereka sendiri? Bagaimana mereka yakin bahwa mereka aman? Tentu saja, mereka tidak dapat melihat dan yakin akan itu semua. Allah, Penciptanya, telah meletakkan kupu-kupu di tempat yang paling sesuai untuk dapat hidup dengan aman.

Allah adalah “Pengasih” dan “Pelindung”, dan sebagai perwujudan dari nama-nama itu, Ia memberikan berbagai kemampuan pada makhluk-Nya agar dapat melindungi diri dari bahaya. Jika tidak, kupu-kupu tidak akan pernah berpikir bahwa mereka harus melindungi dirinya. Akibatnya, mereka tidak akan pernah mempunyai cara pertahanan diri seperti dengan penyamaran. Yang telah menciptakan cara-cara tersebut sehingga membuat hidup menjadi mudah adalah Allah, Pencipta langit dan bumi ini serta semua di antara keduanya.

Ulat, yang tumbuh di bawah perlindungan cara pertahanan diri yang diajarkan oleh Allah, akhirnya mencapai tahap ketiga dalam kehidupannya. Pada tahap ini, ia mengisi perut sebanyak-banyaknya dengan dedaunan sampai seperti akan pecah. Kemudian, ulat mengurung diri dalam sebuah kantung dan mulai bermetamorfosis.

Kulit keras yang terbentuk membungkus tubuh ulat pada tahap ini disebut sebagai “kepompong”. Di dalamnya, ia tinggal dan tidak makan apa pun. Pada tahap ini, ia menggunakan energi dari dedaunan yang telah dimakannya saat masih berupa ulat. Kepompong ini menempel pada daun, batu atau dahan pohon. Jika kalian menemukannya, perhatikanlah, karena, saat kalian memperhatikan ulat dalam kepompong itu, kalian dapat melihat bakal sungut dan anggota badan lain yang akan terbentuk saat menjadi kupu-kupu.

Setelah kira-kira sepuluh hari, dengan merobeknya dalam beberapa menit, kupu-kupu muncul dari dalam kepompong tersebut. Pada saat itu, sayap kupu-kupu belum mencapai ukuran yang normal. Pada tahap keempat ini, untuk meregangkan sayapnya itu, kupu-kupu mengisi pembuluh pada sayapnya dengan cairan tubuhnya. Saat sayap tersebut telah kering, seketika itu juga ia mulai terbang tanpa berlatih. Sayap tersebut juga membantunya bernapas.

Seperti kalian lihat, bahkan seekor kupu-kupu kecil adalah satu keajaiban besar yang diciptakan oleh Allah. Para peneliti telah melakukan penelitian untuk menjawab pertanyaan: “Bagaimana seekor ulat memutuskan untuk berubah menjadi kupu-kupu?” Metamorfosis ini hanya terjadi karena Tuhan kita menghendaki hal itu. Allah memperlihatkan kepada kita betapa beraneka ciptaan yang dapat Dia buat, dan betapa menakjubkan cara yang Dia tetapkan untuk merubahnya.

Keistimewaan lainnya adalah sayap kupu-kupu tertutup dengan sisik-sisik lembut. Sayap tersebut terdiri atas sisik-sisik yang tersusun satu di atas yang lain. Bagaimana menurut kalian hal tersebut bisa terjadi?

Apakah sisik tersebut bergabung bersama secara kebetulan dan membentuk sayap dengan begitu sempurna? Apakah sisik-sisik tersebut secara tiba-tiba bersatu untuk membentuk sebuah sayap? Apakah kupu-kupu sendiri yang menempelkan sisik-sisik tersebut untuk membentuk sayap? Apakah kupu-kupu sendiri yang melekatkan sayap itu di punggungnya?

Kupu-kupu tidak dapat melihat punggungnya. Tapi dia mempunyai pola simetris yang sempurna di punggungnya yang tidak pernah ia lihat. Sisik-sisik itu disusun sedemikian rapi sehingga pola di kedua sayap tersebut benar-benar sama. Jika kalian mengukur pola-pola itu dengan penggaris, kalian akan melihat bahwa ukurannya sama persis.

Semua ini menunjukkan keahlian, luasnya pengetahuan, dan tak terbatasnya kekuatan Tuhan kita. Setelah melihat ini semua, kita seharusnya mengambil hikmah dari mereka dan tunduk kepada- Nya.

Sumber : Insight Magazine

Masker Madu

Siapa sihyang nggak mau memiliki kulit cantik dan sehat. Semua orang tentunya ingin memilikinya, terutama kaum hawa yang begitu peduli terhadap penampilan. Untuk mendapatkannya tidak susah kok. Kita bisa menggunakan masker untuk menutrisi kulit wajah kita agar terlihat cantik dan segar. Untuk yang tidak memiliki uang banyak, jangan khawatir. Masker wajah dapat kita buat sendiri kok di rumah. Nggak perlu ngeluarin uang banyak juga nggak perlu repot-repot ke salon. Selain itu masker yang kita buat sendiri tidak akan menimbulkan efek samping, karena terbuat dari bahan-bahan alami. Masker madu berfungsi untuk mengobati jerawat, membuat kulit mulus, bersih, kenyal, dan lebih cemerlang atau berkilau. Untuk membuat masker madu, caranya cukup mudah. Bersihkan wajah dengan air, untuk lebih maksimalnya bisa juga dengan susu pembersih. Kemudian oleskan madu murni ke wajah dengan arah ke atas, untuk melawan gaya gravitasi agar kulit wajah tidak mudah mengerut. Diamkan selama 10-15 menit, kemudian basuh dengan air hangat kuku agar pori-pori membesar sehingga kotorannya mudah keluar. Setelah itu basuh dengan air dingin, untuk memperkecil pori-pori. Untuk hasil yang maksimal, gunakan masker ini seminggu sekali secara rutin. Di jamin deich, kulit anda jadi CLING….

Senin, 30 September 2013

Sang Maha Guru Matematika

Dalam ilmu matematika, tentunya kita tidak asing lagi dengan istilah algoritma, geometri, trigonometri dan aljabar. Dan tentunya juga tidak bisa lepas dari penggunaan angka-angka. Namun apakah kalian tahu, siapa penemu hebat dari semua itu? Albert Einstein? Isaac Newton? Aristoteles? Pasti kalian berpikir bahwa pencetus bidang-bidang matematika di atas adalah ilmuwan dari Eropa. Iya kan? Jika benar kalian berpikir seperti itu, jawaban kalian adalah salah. Penemunya orang timur lhoo… Namanya Al-Khawarizmi.
Al-Khawarizmi lahir pada tahun 780 M/194 H di kota Khawarizmi (Kheva) sebelah selatan sungai Oxus, yang sekarang lebih dikenal dengan Uzbekistan. Nama lengkapnya adalah Abu Ja’far Muhammad bin Musa al-Khawarizmi. Al-Khawarizmi adalah cendekiawan Islam yang ahli di bidang matematika. Beliau adalah peletak ilmu aljabar modern, algoritma, trigonometri, sistem bilangan, kalkulasi integral dan persamaan.
Di dunia barat, Al-Khawarizmi lebih dikenal dengan nama Algorizm atau Algoarismi yang artinya adalah aritmatika atau ilmu hitung decimal dengan menggunakan angka Arab. Nama itu disematkan kepadanya karena Beliau sangat berjasa di bidang Algoritma yaitu prosedur sistematis untuk memecahkan masalah matematis dalam langkah-langkah terbatas.
Al-Khawarizmi hidup pada masa Dinasti Abbasiyah, tepatnya pada pemerintahan khalifah Abu Abbas Abdullah al-Ma’mun Ar Rasyid yaitu putera khalifah Harun Ar-Rasyid. Tak lama setelah khalifah Ma’mun dilantik, Al-Khawarizmi beserta keluarganya hijrah dari Uzbekistan ke Baghdad. Kecerdasannya sudah muncul sejak kecil. Sehingga tak heran kalau khalifah Ma’mun mengenalnya. Pada masa mudanya, beliau mendapat tugas untuk mengelola bait al hikmah (rumah kearifan), sebuah lembaga penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan yang didirikan oleh khalifah Ma’mun. Beliau juga mendapat tugas untuk memimpin perpustakaan Abbasiyah.
Al-Khawarizmi adalah orang yang pertama kali menemukan angka 0 (nol) atau yang dalam bahasa Arab disebut Sifr. Kalian pasti tahu kan gimana ribetnya kalau nggak ada angka 0 (nol). Kita nggak tahu gimana caranya membedakan bilangan 1002, 102 dan 12. Sebelum angka 0 (nol) ditemukan para ilmuwan menggunakan Abacus , yaitu daftar yang menunjukkan satuan, puluhan, ratusan, ribuan dan seterusnya, agar setiap angka tidak saling tertukar dari tempat yang telah ditentukan. Orang-orang barat baru menggunakan angka 0 (nol) 250 tahun setelah ditemukannya angka tersebut oleh Al-Khawarizmi. Mereka lebih senang menggunakan ragam Al-Binji daripada Abacus. Ragam Al-Binji adalah daftar angka Arab, termasuk angka 0 (nol) yang ditemukan Al-Khawarizmi. Karya Al-Khawarizmi tentang angka India dan angka 0 (nol) diterjemahkan ke dalam bahasa Latin oleh Prince Boncompagni dengan judul Trattati d’ arithmatica.
Al Mukhtasar fi Hisab Al-Jabr wa Al-Muqabalah (Ringkasan Perhitungan Aljabar dan Perbandingan) adalah karya Al-Khawarizmi yang sangat terkenal dan menjadi acuan di perguruan tinggi di Eropa sampai abad 17. Buku itu memuat pengertia-pengertian geometris, teorema segitiga sama kaki, perhitungan tinggi dan luas segitiga, luas segiempat, luas jajar genjang, luas lingkaran dan harga phi. Yang dimaksudkan harga phi adalah perbandingan keliling lingkarang dengan terhadap diameter. Dalam bukunya beliau mengajukan contoh-contoh persoalan matematika dan mengemukakan 800 masalah matematika yang sebagian besar adalah dugaan-dugaan yang dikemukakan oleh Neo Babylian yang kemudian dibuktikan oleh Al-Khawarizmi. Buku itu diterjemahkan di London pada tahun 1831 M oleh seorang matematikawan Inggris, F. Rosen, yang kemudian diedit ke dalam bahasa Arab pada tahun 1939 oleh matematikawan Mesir, Ali Mustafa Musyarrafa dan Muhammad Mursi Ahmad. Sebagian karya-karya Al-Khawarizmi yang lain juga diterjemahkan pada abad 12 oleh Robert, matematikawan dari Chester, Ingrris, dengan judul Liber Algebras et Al-mucabola (Buku Aljabar dan Perbandingan), yang kemudian diedit oleh L.C. Karpinski, seorang matematikawan dari New York, Amerika Serikat. Gerard dari Cremona (1114–1187) seorang matematikawan Italia, membuat versi kedua dari buku Liber Algebras dengan judul De Jebra et Almucabola (Aljabar dan Perbandingan). Buku versi Gerard ini lebih baik dan bahkan mengungguli buku F. Rozen. Karya Al-Khawarizmi banyak mengacu pada karya Diophantus(250 SM), ilmuwan Yunani, tentang Aljabar. Namun Al-Khawarizmi menemukan beberapa kesalahan dan permasalahan yang masih kabur. Kesalahan dan permasalahan itu diperbaiki, dijelaskan, dan dikembangkan oleh al-Khawarizmi dalam karya-karya aljabarnya. Oleh sebab itu, tidaklah mengherankan apabila ia dijuluki ”Bapak Aljabar”. Menurut Gandz, matematikawan Barat dalam bukunya The Source of al-Khawarizmi’s Algebra, al-Khawarizmi lebih berhak mendapat julukan “Bapak Aljabar” dibandingkan dengan Diophantus, karena dialah orang pertama yang mengajarkan aljabar dalam bentuk elementer serta menerapkannya dalam hal-hal yang berkaitan dengannya.
Al-Khawarizmi juga berjasa dalam bidang trigonometri. Beliau adalah orang pertama yang memperkenalkan kita kepada fungsi sin, cos, tan. Beliaulah yang pertama kali menciptakan tabel-tabel trigonometri yang menjadi rujukan tabel ukuran sudut sampai saat ini. Dalam karyanya yang berjudul Al-Jabr wa al Muqabalah beliau menciptakan fungsi sec dan tan dalam penyelidikan trigonometri dan astronomi. Buku ini diterjemahkan oleh oaring barat menjadi rujukan para ilmuwan Eropa seperti Leonardo Fibonacce dan Jacob Florence.
Di bidang ilmu ukur, al-Khawarizmi juga dikenal sebagai peletak rumus ilmu ukur dan penyusun daftar logaritma serta hitungan desimal. Namun, beberapa sarjana matematika Barat, seperti John Napier (1550–1617) dan Simon Stevin (1548–1620), menganggap penemuan itu merupakan hasil pemikiran mereka. Beliau juga peletak dasar notasi penempatan bilangan berbasis 10 dan penggunaan bilangan irasional.
Al-Khawarizmi juga berjasa dalam bidang Astronomi dan Geografi. Beliau menghasilkan karya Kitab Surah Al-Ard (Buku Gambaran Bumi). Buku itu memuat daftar koordinat garis bujur dan garis lintang beberapa kota-kota penting dan ciri-ciri geografisnya, gunung-gunung, laut, pulau dan sungai-sungai pada peta bumi. Belia adalah orang pertama yang menciptakan geografi bumi dan menggambarkan peta Benua Afrika. Buku itu mengacu pada buku Geography karya Claudius Ptolomaeus (100–178), ilmuwan Yunani. Namun beberapa kesalahan dalam buku tersebut dikoreksi dan dibetulkan oleh al-Khawarizmi dalam bukunya Zij as-Sindhind. Zij as-Sindhind adalah karya Al-Khawarizmi yang beliau buat sebelum Kitab Surah Al-Ard. Buku ini menjelaskan penanggalan, perhitungan letak matahari, bulan dan planet-planet besar. Selain itu, buku ini juga menjelaskan tentang peredaran benda-benda angkasa, astrologi, perhitungan gerhana dan penampakan bulan. Penterjemah karya al-Khawarizmi ke dalam bahasa Latin, menegaskan bahwa tak ada seorang Eropa pun yang dapat menghasilkan karya seperti al-Khawarizmi ini. Pada masa khalifah Ma’mun, beliau memimpin sebuah tim astronom melakukan penelitian di Sanjar dan Palmyra untuk mengetahui ukuran bumi dan bentuknya yang bundar. Jika dibandingkan dengan ukuran diameter bumi yang kita ketahui saat ini hanya selisih 2,877 kaki. Al Khawarizmi juga terkenal dengan ilmu falaq yaitu ilmu perbintangan yang melibatkan kajian tentang kedudukan, pergerakan dan pemikiran serta tafsiran mengenai bintang. Beliau juga berhasil menyusun buku tentang perhitungan waktu berdasarkan bayang-bayang matahari.
Selain di bidang matematika, astronomi, geografi, Al-Khawarizmi juga ahli di bidang music. Di dalam buku matematikanya, beliau juga menuliskan teori seni music. Buku itu sangat berpengaruh di Eropa dan dianggap sebagai perkenalan music Arab ke dunia Latin.
Al-Khawarizmi meninggal di Baghdad pada tahun 846 M /262 H. Beliau telah meninggalkan banyak karya yang bermanfaat untuk kita semua. Seharusnya kita berterimakasih kepada beliau yang telah menyumbangkan karya-karya yang sangat berpengaruh di bidang ilmu pengetahuan dan sains.

Jumat, 15 Februari 2013

Hantu Bagi Siswa Akhir SMA

Naik ke kelas dua belas alias kelas tiga SMA memang menyenangkan, secara masa-masa menjadi seorang siswa akan berakhir. Sebentar lagi akan meninggalakan sekolah tercinta dan menjadi seorang mahasiswa yang notabene lebih bebas daripada jadi siswa. Gimana nggak lebih bebas, orang kita nggak perlu lagi pake seragam, jam kuliah pun juga nggak sepadat sewaktu SMA. Namun seiring berjalannya waktu tak jarang juga yang lama-lama ngalamin yang namanya stress akibat duduk di bangku panas itu. Stress???? Ya iya lah. Berbagai persiapan dilakukan untuk mempersiapkan UN. Pulang sore dengan alasan les dari sekolah. Sekolah mana yang nggak ingin siswa-siswanya berprestasi di UN. Semua sekolah juga ingin siswanya dapat score yang bagus di UN. Alhasil siswanya dipaksa buat bekerja keras. Siswa digembleng materi-materi dan soal-soal UN. Yang tak jarang membuat siswa-siswinya stress. Menurut pengamatan Ane banyak tuh temen-temen Ane yang pulang malem-malem sampe jam 10 malem karena les di bimbingan belajar. Apa nggak malah capek tuh, nggak bisa belajar? Ane aja yang nggak ikut bimbinga kaya gituan dah stress apalagi kalian-kalian yang ikut bimbel.
2 Minggu yang lalu Ane sakit, 5 hari di rumah. Sudah 3x berobat ke dokter tapi belum sembuh-sembuh juga. Akhirnya malem-malem jam 9 malem Ane dibawa ke rumah sakit, padahal rumah sakitnya lumayan jauh juga, 10 km-an lah. 4 hari disana, tiap hari di cek darah. Namun sampai pulang juga Ane masih nggak tahu tuh Ane sakit apa. Di cek semuanya bagus. Cuma trombosit aja yang di bawah normal, tapi itu wajar. Soalnya kata pak dokter orang masuk angin juga kalau di cek trombositnya juga dibawah normal. Suatu hari pas kakak Ane yang ngerti soal psikologi jenguk Ane bilang katanya Ane sakit Psikosomatisme. Apaan tuh? Katanya sih sakit Ane gara-gara stress tuh. Apa bener ya? Katanya sih Ane terlalu berat mikirin UN and SNMPTN tuh? Kayae mang bener tuh. Tanpa disadari ternyata pikiran ini hanya terkuras hanya buat UN dan SNMPTN. waduh-waduh... Nggak cuma Ane aja kali ya yang stress. Disekolah Ane tuh tiap hari ada yang sakit. Ini juga baru terjadi akhir-akhir ini 3 bulan menjelang UN. Minimal 1 orang ada yang nggak masuk dengan alasan sakit. Bahkan dalam 1 hari itu dalam satu kelas yang saki itu ada 5, 8 bahkan 12 orang. Apa nggak gila tuh. Wowww....
Makanya itu buat adik-adik yang masih di kelas 11 dan 10 persiapkan UN dan SNMPTN dari sekarang. Jangan sampai meniru kakakmu ini yang santai-santai waktu kelas 10 dan 11, sekarang baru puyeng deh mikirin itu. Jangan sampe menjadikan UN dan SNMPTN itu menjadi hantu buat kalian. Buat temen-temenku yang kelas 12 semoga aja kita bisa meraih sukses di UN dan SNMPTN nantinya, dan tentunya saja meraih kesuksesan hidup. Meskipun UN sebentar lagi namun belum terlambat buat kita mengasah pedang yang akan kita gunakan untuk perang di bulan April mendatang. Cayooo Indonesia!!!!